BUDAYA MENYONTEK

Tentang menyontek?

Apa tanggapan anda mengenai keadaan menyontek di Indonesia? Bagaimana cara pemerintah mengatasi sikap menyontek yang sudah berbudaya di kalangan pelajar? apa kiat-kiat agar kita terhindar dari kebiasaan mencontek? atas jawabannya, saya ucapkan terima kasih..

Jawaban Terbaik – Dipilih oleh Suara Terbanyak

bertaubatlah kau nak

 67% 2 Suara

Jawaban Lain (10)

Menyontek itu hanya perkara memindahkan jawaban teman sebelah ke dalam kertas jawaban kita. Prosesnya begitu cepat. Dan mungkin tanpa seizin yang bersangkutan.

Ini merupakan produk sampingan sistem pendidikan resmi kita *

Banyak pendapat yang menyoroti penyebab hal ini. Salah satunya adalah rendahnya mutu pendidikan, kita dapat melihat bahwa dalam ilmu pengetahuan terdapat aspek-aspek etika yang kalau diterapkan dapat membentuk pribadi-pribadi yang jujur, disiplin, bertanggung jawab dan sportif.

Nyontek atau Plagiatism merupakan ketidakjujuran dalam pendidikan. Kesan dan observasi memang pantas membenarkan adanya fenomen ini yang merupakan sebab dasar mengapa negara kita tidak bisa menyamai negara tetangga yang telah lebih jauh dalam akuntabilitas pendidikan di dunia.
Nyontek di kelaspun merupakan jenis plagiat atau sedikitnya ketidakjujuran yang umum di negara ini.

Suatu ‘polling’ yang sering dilakukan dengan bertanya ‘siapa yang pernah nyontek?’, maka dengan jujur hampir seluruh kelas mengacungkan tangannya tanpa malu.
Ini malu kolektif, jadi ‘bukan aku saja lho’.
Namun basic honesty ialah bila tidak ada yang menjaga ujianpun, murid itu dengan sadar tidak akan menyontek. Ini mencerminkan nurani yang bersih dan jujur. Dalam ujian agama-pun di temukan peserta menyontek secara terbuka.

Plagiarism tidak dikenal dalam penggolongan, apakah besar-kecil, sedikit atau banyak; semuanya disebut plagiat
Sanksi atas plagiarism dapat digolongkan dalam tingkatan yaitu: dapat diampuni, diberi peringatan, hingga dihentikan dari jabatannya. **

Beberapa contoh kasus korupsi yang coba diangkat KPK dalam sosialisasi dengan para siswa antara lain, menyontek dan membawa hadiah (gratifikasi) untuk guru. Berikut kutipannya:

“Misalnya, kamu lagi ulangan biologi. Tiap berapa menit, kamu lirik sana lirik sini, yoi, kamu nyontek dan kamu udah korupsi. Bayangin dong. Teman kamu udah susah-susah belajar, sementara kamu enggak. Nggak adil banget kulo ternyata nilai kamu dan dia sama-sama bagus. Tentu yang dikorupsi, apalagi kalo bukan ilmunya?”. ***

Jadi menyontek adalah suatu perbuatan tercela dari segi sosial yang bisa dikategorikan dengan pencurian / peniruan hasil karya orang lain (jiplak / plagiat) dan lebih sudah masuk dalam golongan korupsi

Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.